hati berlemak

Penyakit liver berlemak

Penyakit Fatty (lemak) Liver

Penyakit Liver berlemak atau perlemakan hati yang terjadi pada individu yang tidak mengkonsumsi alkohol secara berlebihan (NAFLD) adalah bentuk paling umum penyakit hati di Amerika Serikat. Seperti namanya, hal ini terkait dengan akumulasi lemak yang abnormal dalam hati.

Secara sederhana, perlemakan hati berkembang akibat makan terlalu banyak. Ketika jumlah nutrisi (terutama lemak) memasuki hati melebihi kemampuan kita untuk menghabiskannya, lemak terakumulasi dalam hati. Penyebab terkait adalah resistensi insulin-menurunnya kemampuan hormon ini untuk membersihkan nutrisi dari aliran darah. Insulin meningkatkan penyimpanan lemak di hati.

Kebanyakan pasien tidak memiliki gejala yang terlihat, meskipun mereka mungkin menderita kelelahan, kelesuan, dan ketidaknyamanan pada perut kanan bagian atas. Dalam kasus yang lebih serius, penyakit ini dapat menyebabkan hepatitis, gagal hati, dan/ atau sirosis.
Faktor Risiko

    * Obesitas dan kondisi metabolik terkait
    * Peningkatan kolesterol, terutama peningkatan trigliserida (bentuk kimia dari lemak dalam tubuh)
    * Nutrisi parenteral total (infus, seperti yang terjadi pada beberapa pasien yang dirawat di rumah sakit)
    * Obat-obatan (misalnya, amiodaron, tetrasiklin, glukokortikoid, estrogen sintetis, dan pestisida tertentu)
    * Kehamilan: perlemakan hati jarang dapat terjadi selama kehamilan.

Diagnosa

    * Evaluasi dimulai dengan sejarah medis dan pemeriksaan fisik.
    * Tes darah untuk menilai fungsi hati akan dilakukan.
    * USG, CT scan, atau MRI dapat membantu menegakkan diagnosis. Tes ini dapat mengidentifikasi lemak di hati dan mengevaluasi gangguan lain, termasuk batu empedu, hepatitis, dan sirosis.
    * Biopsi hati mungkin dianjurkan jika penyebab lemak di hati tidak jelas.

Pengobatan

    * Penurunan berat badan sangat penting pada pasien dengan kelebihan berat badan. Bahkan penurunan berat badan moderat (sekitar 5 persen dari berat badan) dapat memiliki efek menguntungkan yang signifikan dengan membalikkan diabetes dan hipertensi.
    * Olah raga dapat bermanfaat, dengan atau tanpa penurunan berat badan yang terkait.
    * Pasien dengan obesitas yang parah (BMI lebih dari 35) dapat mempertimbangkan pilihan operasi, seperti “stapel perut.”
    * Diabetes melitus harus ditangani dengan tepat. Obat sensitisasi insulin (misalnya, metformin dan pioglitazone) dapat sangat berguna dan juga sedang diselidiki untuk digunakan pada pasien nondiabetes dengan hati berlemak.
    * Penanganan kolesterol dan trigliserida tinggi juga dapat bermanfaat. Jarang, pasien dengan penyakit lanjut membutuhkan transplantasi hati.

Diet Fatty Liver

Penyakit perlemakan hati adalah, dalam banyak kasus, responsif terhadap perubahan diet. Penelitian awal menunjukkan bahwa penurunan berat badan dengan diet rendah lemak, tinggi serat, dapat menjadi penanganan yang efektif untuk penyakit perlemakan hati (fatty liver) nonalkohol.

    * Penurunan berat badan: Penurunan berat badan yang berlebihan dapat mengurangi risiko penyakit hati berlemak nonalkohol. Dibandingkan dengan 20 persen pada populasi umum, penyakit hati berlemak nonalkohol mempengaruhi hingga 75 persen individu dengan obesitas. Penurunan berat badan secara bertahap, moderat (sekitar 10 persen dari berat badan) dapat menyebabkan peningkatan fungsi hati. Namun, penurunan berat badan yang cepat melebihi 0,4 kg per minggu pada anak dan 1,6 kg per minggu pada orang dewasa dapat mengakibatkan memburuknya penyakit.

    * Pola makan berbasis nabati: Diet nabati dapat sangat membantu baik untuk pencegahan dan pengobatan penyakit hati berlemak. Diet vegetarian yang rendah lemak, tinggi serat biasanya menyebabkan penurunan berat badan dan dapat menurunkan kadar lemak darah (misalnya, trigliserida) yang berkontribusi terhadap penyakit hati berlemak non alkohol. Diet seperti ini juga berhubungan dengan penurunan resistensi insulin dan perlindungan antioksidan yang lebih besar, dibandingkan dengan pola makan daging.

    * Menghindari alkohol: Alkohol dapat meningkatkan konsentrasi trigliserida darah, yang meningkat pada mayoritas individu dengan penyakit hati berlemak nonalkohol. Konsumsi lebih dari 40 gram alkohol per hari melipatgandakan risiko hati berlemak dan penyakit hati lainnya. Wanita dapat terkena  bahkan pada tingkat asupan yang lebih rendah (misalnya, 20 sampai 30 gram sehari).

Artikel yang sudah di bahas di atas tentang penyakit liver berlemak maka dari itu solusi terbaik untuk anda dalam proses penyembuhan dengan cara mengatasi penyakit liper dalam proses penyembuahan dengan obat herbal “ace max“obat herbal ini sangat baik dalam proses penyembuhanya.silahkan mencoba dan semoga penyakit yang di derita selama ini bisa di obati dengan obat ini.

Post Navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>